Amien: Mobilisasikan Seluruh Dana dan Daya ke Aceh
Kamis, 30 Des 2004 12:25 WIB
Jakarta - Mantan Ketua MPR yang juga Ketua Umum DPP PAN Amien Rais meminta pemerintah dan masyarakat untuk memobilisasikan seluruh dana dan daya ke Aceh. Pemerintah juga diminta untuk mengambil keputusan cepat, tidak perlu berlama-lama briefing dan meeeting. "Saya melihat kerusakan total di Aceh dan melihat bahwa pemerintah belum melakukan mobilisasi dana dan daya dan seluruh peralatan untuk menanggulangi musibah Aceh," kata Amien kepada wartawan dalam jumpa pers di kantor DPP PAN, Jl. Tebet Timur, Jakarta, Kamis (30/12/2004). Amien telah mengunjungi Aceh pada tanggal 28 dan 29 Desember 2004. Menurut Amien, pemerintah harus berani mengeluarkan dana berapa pun untuk menanggulangi Aceh pasca bencana. "Tidak boleh ada alasan tidak punya uang, karena ini sudah masalah kemanusiaan. Saya juga mengimbau kepada para bupati, walikota, gubernur, yang memiliki dana untuk segera diserahkan untuk penanggulangan Aceh," ungkapnya. Terkait musibah Aceh ini, Amien juga menyarankan pemerintah untuk tidak perlu mempertimbangkan ideologi, diplomasi, dan politisi dalam memutuskan penangggulangan Aceh, termasuk masuk soal darurat sipil. "Ini sudah musibah kemanusiaan. Pihak luar negeri juga sudah ingin masuk memberikan bantuannya, tapi agak terhambat, karena sikap pemerintah yang masih mempertimbangkan hal-hal itu," ujarnya. Amien menilai tindakan pemerintah dalam menanggulangi bencana Aceh masih lamban. Seharusnya, pemerintah tidak perlu menyodorkan alasan karena sulitnya transportasi. "Saya heran, bandara Aceh itu normal, tidak ada masalah. Lalu, ada open road yang mulus dari Medan ke Banda Aceh. Tapi, mengapa ada kesulitan transportasi. Jadi, tidak masuk akal. Kita punya ratusan alat-alat transportasi. Masalahnya, apakah kita betul-betul memaksimalisasi mobilisasi nasional itu atau tidak," kata Amien yang mengaku sangat prihatin atas musibah ini. Amien juga menilai, langkah pemerintah sampai saat ini masih terkesan simbolik. "Langkah pemerintah masih terkesan simbolik, dan hanya masih berupa briefing dan meeting. Belum ada action. Seharusnya, ada pejabat yang datang ke Aceh secara terus menerus. Kemudian ada yang datang dari Medan membawa suplai makanan dan tim dokter sebanyak mungkin. Heli-heli TNI dan swasta juga dikerahkan total untuk menerjunkan makanan ke Aceh," jelasnya. Pada kesempatan itu, Amien juga mengimbau semua lapisan masyarakat untuk memberikan bantuan kepada warga Aceh. Untuk mengirim bantuan, tidak perlu menggunakan bendera partai politik atau bendera kelompok-kelompok. "Kalau ada pejabat atau masyarakat yang ingin menolong, tidak usah pamer atau membawa bendera-bendera partai. Apa pun lelompoknya, tanggalkan baju kelompok itu. Rakyat Aceh tidak suka dengan hal itu," tutur Amien.
(asy/)











































