Politikus senior Partai Golkar Siswono Yudo Husodo mendesak Golkar mengevaluasi sikap politik pasca kekalahan Prabowo-Hatta. Dia mendesak Golkar secara organisasi lekas mengucapkan selamat dan mendukung pemerintahan Jokowi.
"Saya harapkan Golkar evaluasi kembali sikap politiknya. Pertama berikan selamat pada Jokowi-JK. Kedua beri dukungan agar pemerintah bisa berjalan dengan baik," kata Siswono di Gedung DPR, Senayan, Kamis (24/7/2014).
Siswono lantas bicara soal kegagalan DPP Golkar mulai perolehan suara Pileg yang jauh di bawah target. Kemudian justru mendukung pasangan Prabowo-Hatta yang berasal dari partai dengan perolehan suara lebih rendah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sudah lebih dari cukup agar di munas yang akan datang agar pimpinan DPP yang sekarang tidak dipilih kembali. Tapi tidak perlu ada munaslub. Munaslub bukan tradisi golkar. Biarlah menyelesaikan tugasnya sampai waktunya," kata wakil ketua Badan Kehormatan DPR ini.
Siswono menuturkan bahwa sejak awal Munas memang diadakan 5 tahun sekali. Sejak reformasi, periode itu bertepatan dengan periode pergantian pemerintahan. Oleh sebab itu, Siswono menganggap sudah seharusnya Munas dilakukan pada 2015.
"Kesimpulan, kepengurusan ini sudah lebih dari cukup untuk tidak dipilih kembali. Tidak perlu ada munaslub, tapi tetap 2015 agar jadwal tidak berbenturan," ucap anggota Komisi IV DPR ini.
(van/try)











































