Jokowi Semangat Rekonsiliasi, Prabowo Belum Legowo

Jokowi Semangat Rekonsiliasi, Prabowo Belum Legowo

- detikNews
Kamis, 24 Jul 2014 10:52 WIB
Jokowi Semangat Rekonsiliasi, Prabowo Belum Legowo
Jakarta - Pidato pertama Jokowi pasca terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia sangat bernuansa rekonsiliasi dengan mengucapkan terimakasih kepada Prabowo. Namun sampai kini capres nomor urut satu itu belum juga legowo dan malah membuat tim perjuangan setelah menolak pelaksanaan Pilpres.

"Sebenarnya ada ciri khas dalam pidato Jokowi. Saya pikir sudah muncul nuansa rekonsiliasi ketika ucapan terimakasih pertama kepada Prabowo Subianto, menyatakan bahwa ini akhir dari sebuah pertarungan dan awal dari rekonsiliasi, ini mendasar," kata Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, kepada detikcom, Kamis (24/7/2014).

Menurut Yunarto, sikap Jokowi ini menunjukkan bahwa pembangunan bangsa dan demokrasi itu harus partisipatif dan bersama-sama. Ini menjadi ciri khas dalam setiap pidato politik Jokowi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengajak seluruh elemen bangsa bersatu, dia sebut petani silakan kembali ke sawah, nelayan silakan kembali melaut. Ini ciri khas Jokowi pemimpin yang ingin bekerjasama dengan masyarakat, pemimpin yang memberdayakan masyarakat," puji Yunarto.

"Itu perbedaan pada Jokowi dengan pemimpin lain yang seringkali fokus pada dirinya sendiri. Menurut saya Jokowi ini pemimpin yang berorientasi pada rakyat bukan untuk pencitraan," lanjut Yunarto.

Namun Yunarto menganggap wajar kubu Prabowo belum legowo. Ada mekanisme mempertanyakan hasil Pilpres di MK. Namun tradisi yang juga terjadi hampir di 90% Pilkada ini mestinya diubah. Prabowo juga semestinya tak melempar statement menolak pelaksanaan Pilpres.

"Menurut saya ini merupakan budaya yang harus diubah ketiga kompetisi selalu berujung kepada penolakan. Kemarin ada pernyataan yang multitafsir sehingga ditakutkan orang bertanya-tanya apa yang akan dilakukan," katanya.

(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads