"Sebenarnya ada ciri khas dalam pidato Jokowi. Saya pikir sudah muncul nuansa rekonsiliasi ketika ucapan terimakasih pertama kepada Prabowo Subianto, menyatakan bahwa ini akhir dari sebuah pertarungan dan awal dari rekonsiliasi, ini mendasar," kata Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, kepada detikcom, Kamis (24/7/2014).
Menurut Yunarto, sikap Jokowi ini menunjukkan bahwa pembangunan bangsa dan demokrasi itu harus partisipatif dan bersama-sama. Ini menjadi ciri khas dalam setiap pidato politik Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu perbedaan pada Jokowi dengan pemimpin lain yang seringkali fokus pada dirinya sendiri. Menurut saya Jokowi ini pemimpin yang berorientasi pada rakyat bukan untuk pencitraan," lanjut Yunarto.
Namun Yunarto menganggap wajar kubu Prabowo belum legowo. Ada mekanisme mempertanyakan hasil Pilpres di MK. Namun tradisi yang juga terjadi hampir di 90% Pilkada ini mestinya diubah. Prabowo juga semestinya tak melempar statement menolak pelaksanaan Pilpres.
"Menurut saya ini merupakan budaya yang harus diubah ketiga kompetisi selalu berujung kepada penolakan. Kemarin ada pernyataan yang multitafsir sehingga ditakutkan orang bertanya-tanya apa yang akan dilakukan," katanya.
(van/nrl)











































