Dalam siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (23/7/2014), kehadiran perwakilan Kedubes Korea Selatan, tersebut diterima secara langsung oleh anggota Koalisi Merah Putih, Ali Mochtar Ngabalin. Dalam pertemuan tersebut Ryu Jeong-Hyun menyatakan kekhawatiran atas berkembangnya pemberitaan yang terjadi belakangan ini.
Jeong-Hyun mengatakan bahwa pihak kedutaan telah melakukan klarifikasi langsung kepada Bareskrim Polri yang menyatakan tak ada satupun warga Korea yang ditahan berkaitan dengan kasus tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ali Mochtar Ngabalin menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan komunikasi intensif dengan Kedubes Korsel.
“Pihak bahwa Tim Koalisi Merah Putih Perjuangan untuk Kebenaran dan Keadilan berkomitmen untuk terus melakukan komunikasi intensif dengan pihak Kedubes Korea Selatan untuk menyikapi perkembangan kasus ini,” tandasnya.
Mabes Polri juga sudah membantah isu tersebut. Penangkapan para hacker yang terjadi belakangan ini tidak ada kaitannya dengan Pilpres dan memang murni kejahatan kriminal biasa.
"Itu tidak benar. Mereka murni pelaku kejahatan penipuan yang korbannya di negara mereka melalui telepon (telepon fraud), yaitu berpura-pura sebagai penegak hukum dan memeras korbannya," kata Kadiv Humas Polri Ronny F Sompie saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (23/7/2014).
(rvk/ear)











































