Ia juga mengatakan pihaknya akan mengerahkan 1.433 personelnya untuk mengamankan proses mudik di wilayah Bekasi. Sebanyak 14 pospam juga telah disiapkan sebagai bentuk pengawasan arus mudik.
Sebanyak 14 pospam tersebut ada di sepanjang Jalan Kalimalang, Terminal Bekasi, Pulogebang, Banter Gebang, Medan Satria, serta di daerah perbatasan dengan Jakarta Timur. "Ada pula pos di Stasiun Kranji dan Stasiun Bekasi Kota. Di setiap pos, ada personel kami yang menjaga," kata Siswo saat diwawancarai di kantornya, di Polresta Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, pada Rabu (23/7).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan petunjuk jalan bagi pengendara motor agar tidak kebingungan di perjalanan. Adapun, pihaknya juga telah menyediakan bus bagi pengendara motor yang membawa penumpang lebih dari dua orang. "Kalau ada yang lebih dari tiga orang di satu motor, akan kami behentikan, dan kami minta naik bus saja. Tidak gratis, tetapi sudah ada subsidi," ujarnya. Namun, ia belum bisa memastikan jumlah pasti dari bus ini.
"Kami juga patroli motor berkeliling, untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat," katanya. Sementara itu, untuk titik kemacetan, menurutnya, tingkat kemacetan hampir sama di setiap titik. "Memang ada kemacetan, tetapi selama ini masih bisa terurai. Selain itu, kalau melihat data tahun lalu, kasus kecelakaan juga sedikit," katanya. Pihaknya juga mengimbau agar pemudik bersepeda motor tidak membawa penumpang lebih dari dua karena berbahaya.
(fjr/fjr)











































