Kabut asap kini mengepung Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau. Akan lebih tampak sejak sore hingga malam hari. Kendati belum begitu parah, tapi paling tidak kualitas udara di Pekanbaru menunjukan penurunan. Ini dapat dilihat dari papan, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang terpajang di depan Kantor Wali Kota Pekanbaru.
Dua hari ini, kualitas udara menunjukkan level "Sedang". Padahal normalnya kondisi udara harus status "Baik".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan berdasarkan satelit Terra/Aqua, hari ini di Sumatera ada 286 titik panas. Dari jumlah itu, di Riau terdapat 160 titik panas yang menyebar di sejumlah kabupaten.
Dinas Kehutanan Riau merilis, lahan yang terbakar paling luas saat ini berada di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Setidaknya ada 500 hektare lahan gambut kedalamam 5 meter kini membara.
Asap tebal mengepul dari kawasan gambut. Arah mata angin menuju ke Pekanbaru serta berpotensi menyeberang ke negera jiran.
Polda Riau sendiri sudah menerjunkan 100 personel Brimob untuk diperbantukan ke Polres Rohil. Pasukan Brimob ini disebar ke 3 kecamatan yang saat ini terjadi kebakaran. Mereka akan bertugas memadamkan kobaran api.
(try/try)











































