Antisipasi Rusuh SOTR, Polsek Cilandak Turunkan Petugas Berpakaian Preman

Antisipasi Rusuh SOTR, Polsek Cilandak Turunkan Petugas Berpakaian Preman

- detikNews
Rabu, 23 Jul 2014 14:48 WIB
Jakarta - Sahur on the road (SOTR) yang baru-baru ini memakan korban, mendapat perhatian yang cukup serius dari jajaran kepolisian. Beberapa sengaja melakukan patroli ekstra untuk mengantisipasi terjadinya aksi kekerasan yang dilakukan peserta SOTR.

"Pengamanan kami lakukan secara tertutup dan terbuka. Terbuka artinya patroli menggunakan seragam yang ditempatkan di setiap lampu merah, sementara yang tertutup merupakan pengamanan dimana anggota kita berpakaian preman dan disebar di beberapa titik di jalan besar," ujar Kapolsek Cilandak, Kompol Sungkono saat ditemui di Mapolsek Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (23/7/2014).

Pengamanan ini, merupakan instruksi langsung Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat yang meminta seluruh jajaran Polsek yang ada di Jaksel untuk meningkatkan pengamanan pasca terjadinya aksi kekerasan yang berujung korban jiwa saat SOTR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini merupakan instruksi langsung Kapolres, sehingga pengamanan kami lakukan setiap hari, mulai dari pukul 01.00 WIB, hingga selesai sholat subuh," ungkapnya.

Sekitar 40 anggota yang terdiri dari Pos polisi, patroli, Binmas dan Serse dikerahkan sepanjang malam untuk melakukan pengamanan. Beruntung hingga saat ini kondisi jalanan besar di sepanjang kawasan Fatmawati dan Cilandak masih terpantau kondusif.

"Hingga saat ini belum terjadi apapun, namun pengamanan akan terus kita lakukan setiap hari hingga selesai lebaran. Karena bentrokan yang terjadi pada saat sahur itu kan secara tiba-tiba, jadi tidak tentu tempatnya, sehingga setiap saat anggota harus tetap disiagakan," pungkas Sungkono.

(rni/fjr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads