Anggota Dewan Penasihat Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Akbar Tandjung menepis isu tersebut. Akbar menegaskan sikap yang dibacakan Prabowo sudah disepakati semua koalisi pendukung termasuk cawapres Hatta Rajasa.
"Nggak ada (perpecahan), kan semua ada di rapat. Semuanya ada dan hadir di dalam pertemuan di Polonia. Semua partai koalisi pendukung hadir," kata Akbar kepada wartawan, Rabu (23/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang tidak hadir memang saudara Hatta Rajasa karena ada urusan keluarga ada yang melahirkan, siapa yang melahirkan saya tidak tahu," kata Akbar.
Akbar menuturkan sikap Prabowo itu adalah rekomendasi dari berbagai pakar hukum. Keputusan menolak pelaksanaan Pilpres diambil karena KPU dianggap tidak adil dan banyaknya kecurangan Pilpres.
"Tim hukum masih membahas rencana kita berikutnya," pungkasnya.
(van/nrl)











































