"Saya mewakili umat Islam, dalam Ramadan ini saya berharap agar seluruh rakyat Indonesia bisa melakukan imsak, yakni mengendalikan diri. Yang tidak melakukan hal-hal di luar batas," kata Din Syamsuddin dalam acara pernyataan sikap bersama Pimpinan dan Tokoh Organisasi Agama di PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2014).
Din berbicara sebagai ketua PP Muhammadiyah. Pria yang juga merupakan Ketum MUI ini menyerukan apresiasi atas kerja keras KPU dalam penyelenggaraan pemilu bersama tokoh-tokoh agama lainnya seperti dari Hindu, Budha, Konghucu dan berbagai elemen lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh tokoh agama menyerukan agar setelah pemilihan ini usai, tak ada lagi perpecahan di masyarakat. Menurut Din, pasca pengumuman KPU, ia meminta pemenang Pilpres 2014 tidak melakukan perayaan secara berlebihan dan tidak merendahkan yang kalah. Sebaliknya, kandidat yang dinyatakan kalah oleh KPU diminta tak bereaksi secara berlebihan dan memilih jalur hukum.
"Jangan kecewa terlalu berlebihan. Semua sudah ada mekanismenya. Yang keberatan dengan hasil pilpres silahkan mengajukan ke MK," ucapnya.
Ia meminta seluruh elemen masyarakat saling membantu mengembalikan kerukunan antar masyarakat yang diakuinya sempat terpecah saat proses Pilkada kemarin. Ia berharap Prabowo-Hatta yang dinyatakan kalah dari Jokowi-JK memperlihatkan sikap kenegarawanannya dan legowo.
"Kami menyampaikan semua pihak untuk menerima hasil dengan legowo dan kesatria," imbuhnya.
(bil/fjr)











































