Pantauan detikcom, panjangnya antrean pemudik bahkan melebihi tangga masuk loket yang berjarak sekitar 300 meter dari loket. Sebagian dari mereka yang berada di antrean belakang memilih untuk beristirahat di tangga sambil memeriksa barang bawaan. Sebagian lainnya malah tiduran.
"Tiap tahun mudik, biasanya H-5 memang begini. Saya juga gak nyangka pagi begini sudah antre penuh sesak begini," ungkap Dana (19) warga Kota Cilegon, yang ditemui saat istirahat setelah berusaha mendapat tempat dalam antrean di loket itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Antre beli tiketnya kan bisa diwakilkan saja, jadi teman atau keluarganya yang lain bisa menunggu di sini," tukas Dewi (20 tahun), salah satu PHL dengan santun mengarahkan para pengantre untuk berpindah tempat.
Pemudik pejalan kaki ini biasanya menggunakan bus dan turun di Terminal Terpadu Merak. Mereka harus berjalan kaki kurang lebih 3 km untuk mencapai loket agar bisa menyeberang dengan kapal.
(try/try)











































