Pantauan detikcom, aksi solidaritas yang diikuti oleh pelajar dan sejumlah elemen masyarakat Aceh ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB di Jalan Teuku Daud Beureueh, Banda Aceh. Jalan tersebut ditutup sehingga arus lalu lintas dialihkan ke ruas jalan lain. Pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah membawa sejumlah bendera Palestina.
Mereka berdiri di sepanjang Jalan Daud Beureueh dan sesekali meneriakkan takbir. Dalam aksi hari ini, mereka juga berorasi secara bergantian di atas truk terbuka dan melakukan penggalangan dana untuk membantu rakyat Palestina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi penyerangan yang dilakukan Israel terhadap Palestina sejak beberapa hari terakhir, kata Karim, merupakan perbuatan melanggar HAM. Tapi, katanya, hingga kini penggiat HAM maupun pihak PBB belum bereaksi. "Ini merupakan pelanggar HAM, tapi kemana PBB sekarang?" ujarnya.
Menurutnya, Israel menyerang Palestina karena mereka membenci Islam. "Ini adalah perbuatan biadab yang dilakukan oleh Israel," teriaknya.
Sementara itu, Ketua PGRI Aceh, Ramli Rasyid mengatakan, warga Banda Aceh siap berjuang untuk membantu rakyat Palestina. "Kita sudah siap untuk membela Palestina," ungkapnya dalam orasi.
(try/try)











































