Dari semua urusan, ternyata yang paling dikeluhkan Ahok yakni urusan surat menyurat. “Tandatangan banyak,” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2014).
Saking banyaknya dokumen yang harus ditandatangani sebagai Plt gubernur, Ahok bahkan sampai lembur. Akhir pekan ayah tiga anak ini pun terpaksa harus mengurus masalah pekerjaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak Jokowi non aktif pada 1 Juni lalu, pekerjaan Ahok memang jadi dobel, sebagai Wagub dan sebagai Plt Gubernur. Beberapa kali asistennya membawa tas –tas besar berisi dokumen yang harus ditandatangani di rumah. Di ruang kerjanya, Ahok juga sering meladeni wawancara wartawan sambil tetap menandatangani dokumen.
Lalu sekarang setelah Jokowi kembali aktif bertugas, apakah Ahok merasa senang? “Takutnya beliau enggak sempat juga (tandatangan banyak dokumen), karena ini kan balik sementara saja, jadi ya akan sama saja nanti,” pungkasnya seraya tertawa.
(ros/fjr)











































