Cerita Jokowi Nggak Mikir Jadi Presiden

Jalan Menuju Istana

Cerita Jokowi Nggak Mikir Jadi Presiden

- detikNews
Rabu, 23 Jul 2014 08:36 WIB
Cerita Jokowi Nggak Mikir Jadi Presiden
Jakarta -

Joko Widodo resmi ditetapkan KPU menjadi pemenang Pilpres 2014. Jokowi yang dulu nggak mikir jadi RI-1 kini sukses melenggang ke Istana Negara.

Tak lama setelah berhasil memenangi Pilgub DKI pada tahun 2012 silam nama Jokowi terus diperbincangkan sebagai kandidat capres. Elektabilitas Jokowi melesat tak terbendung dan terus memuncaki survei capres sepanjang tahun 2013. Hanya segelintir lembaga survei yang masih memunculkan kemenangan Prabowo.

Namun Jokowi tampak tak ambisius. 'Nggak mikir' jadi kata-kata yang selalu diucapkan Jokowi setiap kali ditanya soal peluangnya melaju ke Pilpres 2014. Namun takdir politik berkata lain, sarjana Kehutanan UGM ini didaulat Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk maju Pilpres dan kini sukses memenangi Pilpres bersama Jusuf Kalla.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wajar saja Jokowi kerap bicara 'nggak mikir' saat ditanya isu pencapresan. Rupanya selama ini Jokowi tak pernah punya ambisi politik. Di sebuah acara di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jaksel, Selasa (13/4/2014) lalu, Jokowi sempat bercerita soal 'nggak mikir' di posisi politik itu.

Jokowi menceritakan awal kariernya dari Wali Kota Solo. Ia menceritakan awalnya ia tak berminat menjadi Solo-1. Hal ini juga didukung oleh istri dan anak-anaknya. Namun, perjalanan takdir membawanya sebagai Wali Kota selama 5 tahun di Solo. Di periode kedua, meski tak ingin, ia kembali 'dipaksa' warga Solo untuk maju. Akhirnya, ia kembali menduduki kursi wali kota dengan suara lebih dari 90%.

Setelah 3 tahun menduduki kursi wali kota, ia diperintahkan Megawati untuk maju di Pilkada DKI. Jokowi-Ahok pun menang 2 putaran. "Sekarang, baru senang-senangnya bekerja (sebagai gubernur), setelah 6 bulan tiap hari datang lagi koran-koran bicara elektabilitas. Saya mikir nggak mungkin dicalonkan (sebagai presiden)," ujarnya.

Ia menjelaskan jawaban 'nggak mikir' yang selalu dikatakan bila ditanya soal pencapresan karena pria 54 kg ini mengaku tak pernah berpikir soal pencapresan. Sampai akhirnya tanggal 14 Maret lalu, ia dideklarasikan sebagai capres dari PDIP.

"Malamnya, saya ditelepon Bu Ketua (Megawati). Katanya besok kerja biasa-biasa saja. Tidak usah ke luar kota. Kemungkinan dicapreskan. Besoknya ya saya kerja seperti biasa. Mutar-mutar di Marunda karena memang nggak tahu jam berapa," ujarnya yang disambut teput tangan peserta.

Tepat pukul 14.45 WIB bertempat di Rumah Si Pitung, Marunda, ia ditelepon Megawati untuk dicapreskan oleh PDIP. Jokowi mengaku pencapresannya murni dari partai tanpa pernah ia minta. "Saya tidak pernah melobi untuk jadi capres, mendorong dan di partai juga tidak pernah. Itu juga tidak atas pengajuan diri saya. Karena saya tahu jadi presiden tidak gampang," ucap pria yang masuk PDIP setelah menjadi wali kota Solo ini.

Namun kini justru Jokowi yang tidak ambisius dan 'nggak mikir', sukses memenangi Pilpres 2014. Banyak yang melihat dia mampu menang kompetisi karena sosoknya yang sederhana dan merakyat.

Baca terus kisah-kisah menarik di balik kemenangan Jokowi di detikpemilu!

(van/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads