Raih Rezeki dari Pemudik, PKL Gelar Lapak di SPBU di Karawang

Raih Rezeki dari Pemudik, PKL Gelar Lapak di SPBU di Karawang

- detikNews
Selasa, 22 Jul 2014 21:31 WIB
Raih Rezeki dari Pemudik, PKL Gelar Lapak di SPBU di Karawang
Karawang - Arus mudik tahun ini dimanfaatkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) untuk mendulang rupiah di jalur mudik. Tidak hanya menggelar lapak di pinggir jalan, PKL juga menggelar dagangannya di area SPBU.

Seperti yang tampak di SBPU Desa Jaya Mukti, Kecamatan Banyusari, Karawang, Jawa Barat ini contohnya. Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (22/7/2014) sekitar pukul 20.21 WIB. Sekitar dua puluhan PKL menggelar layaknya di SPBU yang terletak di jalur khusus sepeda motor Karawang-Cikalong, Pantura ini.

PKL ini menggelar layaknya memenuhi sisi kanan, kiri dan depan area SPBU. Mereka menjajakan minuman ringan seperti kopi, pop mie dan lainnya. Selain itu, mereka juga menyediakan tikar yang digelar di depan layaknya masing-masing untuk pemudik menikmati minuman saat rehat berkendara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang pedagang bernama Ratim (26) mengaku sudah tahun ke empat berjualan di area SPBU selama musim medak lebaran. Menurutnya, sejauh ini belum ada larangan dari pihak terkait.

"Kita buka 24 jam.‎ Seauh ini belum ada larangan, yang penting tertib.‎ Udah malam kedua, masih sepi. Puncaknya H-3 lebaran," ujarnya saat berbincang dengan detikcom di layaknya.

Ratim mengatakan, hanya selama musim mudik lebaran area SPBU dimanfaatkan untuk berjualan. Pada hari biasa, para PKL berjualan di rumahnya masing-masing. Omzet yang dapatkan juga tidak sedikit. Pada musim lebaran tahun 2013 lalu, Ratim mengaku meraup omzet hingga Rp.2juta per hari.

"Tahun kemarin paling rendah Rp 1 juta. Maksimal Rp 2 juta," katanya.

Menanggapi kondisi ini, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengimbau agar keberadaan mereka diatur dengan baik, agar tidak menggangu pergerakan keluar masuk kendaraan di area SPBU. Menurut Bambang, melihat kondisi ini lebih kepada himbauan, bukan pelarangan.

"Saya kira lebih kepada imbauan, diatur dengan baik. Sehingga eksistensi mereka yang mungkin juga dibutuhkan oleh pemudik, tapi di sisi lain kita juga ingin keteraturan dan ketertiban dijaga.‎ Harus diatur dengan baik, tidak memblok atau mengganggu pergerakan kendaraan keluar masuk spbu. Kita menghimbau agar itu diatur dengan baik,"‎ katanya saat meninjau jalur khusus sepeda motor, Karawang-Cikalong, Pantura.

(idh/ndr)


Berita Terkait