Pangdam Jaya Tepis Ada Ancaman Bom untuk Jokowi

Pangdam Jaya Tepis Ada Ancaman Bom untuk Jokowi

- detikNews
Selasa, 22 Jul 2014 21:24 WIB
Jakarta - Pelaksana Tugas Gubernur DKI, Basuki T Purnama mengaku menerima fax berisi ancaman bom yang ditujukan ke Jokowi. Namun Pangdam Jaya mengaku kondisi Jakarta aman dan tak ada ancaman bom tersebut.

"Tidak ada. Tidak ada ancaman itu," kata Pangdam Jaya, Mayjend TNI Mulyono saat ditanya wartawan mengenai ancaman bom tersebut, Selasa (22/7/2014).

Hal ini disampaikannya saat mengecek keamanan di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya saat ini kondisi keamanan di Indonesia terkhusus Jakarta baik-baik saja. Geliat demo atau penolakan dari kubu Prabowo-Hatta tak membuat kondisi menjadi panas atau mencekam.

"Kita situasinya aman-aman saja. Kita berharap semuanya baik-baik saja," ucapnya.

Pasangan Jokowi JK dinyatakan KPU sebagai pemenang Pilpres 2014 dengan perolehan suara 53,15 persen. Angka ini mengungguli rivalnya yang hanya memperoleh suara 46, 85 persen.

Pasangan nomor urut 2 ini mendatangi kantor KPU malam ini untuk menerima sertifikat hasil rekapitulasi surat suara Pilpres 2014. Pengamanan memang diperketat jelang kedatangan Jokowi JK.

Ancaman bom ini disampaikan oleh Ahok saat ditanya adanya metal detector di kantornya di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Jakaitu diterimanya sekitar seminggu yang lalu jelang masuknya kembali Jokowi menjadi gubernur pada 23 Juli esok.

"Karena Sabtu kemarin ada yang ancam pengeboman. Jadi langsung disisir kemarin. Ada ancaman, saya nggak tahu faxnya dari siapa. Isinya ngancam Pak Jokowilah, kan mau pulang ke Balai Kota awas," kata Ahok di Balai Kota hari ini.

(bil/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini