"Harus cari yang bisa menyejukkan. Cari yang perempuan saja, menyejukkan," kata Ahok berseloroh saat ditanya persiapannya menjadi gubernur jika sore ini KPU resmi menetapkan Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden pemenang Pilpres 2014.
Hal ini disampaikan Ahok di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan untuk mekanisme pemilihan wakilnya harus ada koordinasi antara PDIP dan Gerindra, dua partai yang berkoalisi mendukung Jokowi-Ahok pada Pilkada 2012 lalu.
"Saya bisa bayangin bagaimana kalau keduanya enggak sepaham. Nah ini ada tafsiran yang bahaya, Gerindra merasa harus ada satu dari mereka satu dari PDIP, tapi PDIP merasa dua-duanya harus dari PDIP, karena yang didukung PDIP kemarin sudah keluar. Akan tetapi Gerindra bilang βitu salah lu keluar sendiri, bukan salah kita dong'," tuturnya.
Walau begitu, Ahok tidak terlalu risau jika kedua partai tetap tidak mengajukan nama untuk wakilnya kelak. Ia mengaku siap menjadi petarung single menjadi kepala daerah DKI Jakarta.
(ros/aan)











































