Diperkirakan jembatan Comal, Pemalang, bisa dilintasi H-4 Lebaran atau Kamis 24 Juli. Tak semua kendaraan boleh lewat, hanya kendaraan bertonase kecil. Seperti apa kondisi jembatan tersebut saat ini? Sampai sejauh apa perbaikannya?
Sebuah backhoe berada di ujung jembatan, Selasa (22/7/2014). Alat ini sebelumnya dipakai untuk mengeruk aspal yang ambles dan tanah. Sejumlah pekerja tampak menata tiang besi. Sisanya menata karung dan tanah.
Fondasi berupa armco atau besi berbentuk seperti kaleng besar sudah dipasang lengkap. Di kanan kirinya, ada karung-karung berisi tanah. Pemadatan akan dilakukan setelah fondasi sudah cukup kuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Sabtu (19/7) lalu, Menteri PU Djoko Kirmanto meninjau jembatan Comal. Ia mengatakan akan memaksimalkan satu jembatan pada H-3. Yang dibuka hanya jembatan sebelah utara atau sebelah kiri dari arah Jakarta.
"Kami memang sangat hati-hati. Keselamatan pemudik kita nomor satukan. Setelah Lebaran akan kita pantau terus dan bersamaan dengan perbaikan jembatan sebelah utara, kegiatan-kegiatan permanen," katanya.
Jembatan Comal ambles sedalam 30 cm hingga 1 meter pada Kamis (17/7) lalu. Awalnya, jembatan yang merupakan jalur utama pantura Jateng ini masih dilintasi. Tapi lama kelamaan, kondisinya kian mengkhawatirkan. Akhirnya jembatan ditutup total keesokan harinya. (try/nrl)











































