"Kita tidak kirimkan penyidik ke Ukraina, tapi nanti di situ ada KNKT, DVI, dan Kemlu," kata Kadiv Hubungan Internasional Irjen Sugeng Priyanto saat dihubungi detikcom, Selasa (22/7/2014).
Polri sendiri, kata Sugeng, akan memberangkatkan tujuh orang dokter ke Ukraina sore ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Identifikasi dilakukan dengan mencocokan data antemortem dan postmortem para jenazah. Termasuk juga pemeriksaan DNA korban dengan keluarganya (antemortem).
"Nanti kalau diperlukan nanti diperiksa juga DNA-nya," katanya.
Direktur Eksekutif DVI Kombes Anton Castilani sebelumnya mengatakan, dari 12 korban, hanya satu korban yang belum diambil sampel antemortem.
"Yang belum hanya satu orang yang tinggal di Belanda," kata Anton.
(ahy/mok)











































