Polisi Akan Surati Sekolah Asal Kelompok SOTR yang Buat Keributan

Polisi Akan Surati Sekolah Asal Kelompok SOTR yang Buat Keributan

- detikNews
Selasa, 22 Jul 2014 10:30 WIB
Polisi Akan Surati Sekolah Asal Kelompok SOTR yang Buat Keributan
Jakarta - Konvoi sahur on the road (SOTR) dinilai telah meresahkan. Polisi akan menyurati pihak sekolah agar kasus penggerudukan Polsek Tanah Abang oleh sekitar 600 pemotor yang membawa bendera dan atribut alumni sebuah SMP yang berlokasi di Jakarta Selatan tidak terulang lagi.

"Kita akan surati sekolahnya. Tapi sekarang ini mereka libur ya mudah-mudahan ada yang menerima," kata Kapolsek Tanah Abang, AKBP Anom kepada detikcom, Selasa (22/7/2014).

Meskipun SOTR dilakukan di luar jam sekolah, menurut Anom, perkumpulan sekitar 1.200 remaja itu mengatasnamakan sekolah sehingga paling tidak sekolah harus tahu apa yang dilakukan anak didiknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagaimanapun sekolah harus memberikan kontrol karena mereka membawa nama sekolah," ujarnya.

Sementara itu Ilh (18), salah satu pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam masih diperiksa di Mapolsek Tanah Abang. 2 Rekannya turut dijadikan saksi atas sajam yang dibawanya itu. Sementara 1 orang teman lainnya ditilang karena melakukan pelanggaran lalu lintas yaitu tidak mengenakan helm dan tidak memiliki STNK serta SIM.

Menjelang akhir bulan puasa, konvoi jalanan yang menamakan dirinya sebagai SOTR semakin marak. Kegiatan yang tidak ada unsur sosialnya kecuali putar-putar keliling kota itu bahkan sering berujung kekerasan dan gesekan antar kelompok SOTR. Saking meresahkannya SOTR, Plt Gubernur Ahok bahkan meminta polisi untuk melarang kegiatan yang dimulai pukul 00.00 hingga subuh itu.
Β 



(kff/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads