Presiden akan Kunjungi Meulaboh
Kamis, 30 Des 2004 00:15 WIB
Medan - Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) akan mengunjungi Meulaboh sebelum tanggal 31 Desember mendatang. Presiden akan meninjau secara langsung lokasi bencana di Meulaboh yang sebagian besar bangunannya sudah rata dengan tanah.Hal ini dikemukakan jurubicara Posko Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Sumut NAD, Eddy Sofyan kepada wartawan, Rabu (29/12/2004) di Posko PBA Sumut NAD Menurut Eddy, kunjungan presiden ini akan memantau secara langsung kondisi Meulaboh yang diperkirakan daerah terparah dalam bencana gempa dan tsunami. "Presiden direncanakan akan mengunjungi Meulaboh untuk melihat dari dekat kondisi di sana," ujar Eddy.Dikatakan Eddy, sebelum presiden tiba di Meulaboh, diharapkan pasokan makanan dan obat-obatan sudah bisa disalurkan. Untuk aksi tanggap darurat itu, kata Eddy, Posko PAB Sumut NAD sudah melakukan koordinasi dengan unsur TNI AD dan AL dan menyiapkan 5 unit kapal perang untuk menyalurkan logistik. Presiden SBY sebelum bertolak ke Jakarta pagi telah melakukan pembicaraan dengan Danrem 012 Tengku Umar.Kol Inf Gerhan Lantara melalui radio. Dalam pembicaraan tersebut, Danrem menyebutkan koban jiwa di Meulaboh mencapai 3500 orang. Sementara yang saat ini tengah dirawat berjumlah 500 orang.Presiden juga mendapat keterangan bahwa kondisi logistik di Meulaboh utamanya beras minus lauk pauk hanya bisa bertahan dua hari. Untuk merespon keadaan tersebut, Presiden Yudhoyono menyebutkan bahwa pemerintah akan melakukan aksitanggap darurat dengan berbagai cara. Prioritas utama adalah pengiriman logistikmelalui jalur laut.Sementara untuk jalur transportasi udara, presiden meminta kepada Menteri Pekerjaan umum dan Menteri Perhubungan bersama bakti TNI untuk menghidupkan lapangan terbang di Meulaboh agar bisa diterbangi pesawat Hercules.
(mar/)











































