Pemprov Sumut Siapkan Tempat Penampungan Pengungsi Aceh
Kamis, 30 Des 2004 00:06 WIB
Jakarta - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan dua tempat penampungan untuk transit bagi korban bencana alam gempa dan tsunami di Aceh.Hal ini disampaikan juru bicara Posko Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Sumut-NAD, Eddy Sofyan kepada wartawan di Posko PAB Sumut-NAD, Pangkalan TNI AUPolonia Medan, Rabu, (29/12/2004).Menurut Eddy Sofyan, tempat penampungan itu adalah Gedung Dinas Sosial Pemprov Sumut yang berada di Jalan Pancing. Sebelumnya gedung yang bisa berkapasitas 200 orang ini juga pernah dijadikan tempat penampungan bagi pengungsi Aceh saat konflik bersenjata antara TNI dan GAM. Sementara satu tempat lagi adalah sumbangan dari seorang warga Medan yang bernama Wagini yang beralamat di Jalan Bambu I No 79 Medan. "Dengan suka rela,Wagini menemui Menteri Sosial dan menyatakan kesediannya untuk menerima 200 orang pengungsi Aceh. Dia juga bersedia memberikan makanan setiap hari,"ujar Eddy Sofyan.Menurut Eddy, jumlah pengsungsi Aceh yang sampai Rabu (29/10/2004) telah tiba di Medan berjumlah 237 orang. "Tapi semuanya sudah dijemput oleh keluarga masing-masing. Ada yang di Medan, dan ada juga yang langsung ke Jakarta. Jadi kita hanya sebagai tempat transito," sebut Eddy.Sedangkan jumlah korban luka-luka akibat bencana gempa dan tsunami hingga hari ini Rabu (29/12/2004)berjumlah 29 orang. Rata-rata korban ini berasal dari kota Banda Aceh. Para korban ini kemudian dirujuk ke RS Pirngadi Medan, RS Sari Mutiara, RS Brimob dan RS Haji Medan. Korban Jiwa di Sumut MeningkatSementara itu, data yang diterima dari Posko Satkorlak PB Sumut-NAD di Pangkalan TNI AU Polonia Medan hingga pukul 18.00 WIB tercatat jumlah korban jiwa yang meninggal di Sumatera Utara meningkat menjadi 135 orang.Korban jiwa di Kabupaten Nias berjumlah 128 orang, sementara yang hilang berjumlah 125 orang. Rumah rusak 144 unit, fasilitas umum 12 unit dan tiga gedung sekolah rusak. Sementara korban jiwa Pantai Cermin, Kabupaten Serdang bedagai berjumlah 4 orang, 3 orang masih hilang. Sementara korban jiwa di Kabupaten Nias Selatan dan Kabupaten Tapanuli Tengah masing-masing 1 orang tewas. Musibah tsunami juga terjadi di Kabupaten Mandailing Natal dengan merusak 569 unit rumah, 5 fasilitas umum rusak dan merusak 66 unit fasilitas sosial.
(mar/)











































