Pemerintah Fokuskan Pengiriman Logistik ke Meulaboh
Rabu, 29 Des 2004 23:43 WIB
Medan -
Pemerintah saat ini memprioritaskan pengiriman logistik ke Meulaboh. Jalur yang memungkinkan dapat ditempuh saat ini adalah menggunakan jalur laut. Hal ini dikemukakan jurubicara Posko Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Sumut Aceh, Eddy Sofyan kepada wartawan Rabu (29/12/2004) di Pangkalan TNI AU, Apron Polonia Medan.Dikatakan Eddy, pemerintah sudah menyiapkan 5 unit kapal perang 4 unit diantaranya dalam perjalanan menuju Meulaboh untuk pengiriman logistik. Diantaranya KRI Cut Nyak Dien, Kapal Altair (Kapal Navigas) dari pelabuhan Sibolga, KRI Patunus dan KRI KS Tubun dari Belawan dan KRI Sabang dari Jakarta.Sekedar informasi, KRI Cut Nyak Dien pada Rabu (29/12/2004) pukul 00.00 WIB diberangkatkan dari Sibolga. Diperkirakan malam ini sudah sampai tujuan. Kapal ini membawa 2100 dus air mineral, 1500 dus mie instan, 200 dus biskuit, obat-obatan secukupnya, 6 paramedis, 49 pasukan dari TNI AD dan AL yang bertujuanpenyelamatan, evakuasi dan emergency. Sementara KRI Sabang yang berangkat dari Jakarta Selasa kemarin diperkirakan akan tiba pada tanggal 31 Desember mendatang. Sedangkan KRI Patunus yang diberangkat dari Belawan kemarin malam rusak di perjalanan dan tengah dalam perbaikan akan tiba di Meulaboh pada hari Jum'at. Untuk Kapal Navigas akan diberangkatkan malam ini dari pelabuhan Sibolga dengan membawa 24 ton bahan makanan dan 49 Marinir diperkirakan akan tiba pada Kamis malam pukul 20.00 WIB.Diharapkan semua kapal yang membawa pasokan logistik tersebut tiba sesuai dengan jadwal.
(mar/)










































