Rakyatnya Kelaparan, Bupati Bireuen Jemput Logistik ke Medan

Rakyatnya Kelaparan, Bupati Bireuen Jemput Logistik ke Medan

- detikNews
Rabu, 29 Des 2004 23:11 WIB
Medan - Bupati Bireuen, Mustafa Glangang Rabu (29/12/2004) terpaksa turun langsung untuk menjemput pasokan logistik ke Posko Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Sumut NAD yang berpusat di Pangkalan TNI AU Apron Kelapa Sawit Polonia, Medan. Mustafa tiba di Medan pukul 14.00 WIB setelah sebelumnya terbang dengan menggunakan pesawat Jatayu dari Lhokseumawe. Setibanya di Posko PBA Sumut NAD,Mustafa langsung bertemu dengan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Rizal Nurdin.Menurut Mustafa, hal ini dilakukannya karena pasokan bahan makanan dan obat-obatan yang tersedia hanya mencukupi untuk kebutuhan sampai hari ini (Rabu-red). "Saya terpaksa datang ke Posko karena rakyat saya sudah menjerit kelaparan. Saya tidak akan pergi dari Posko kalau belum membawa logistik " ujar Mustafa.Depot Logistik Bireuen, kata Mustafa, sebelumnya hanya mempunyai stok beras sebanyak 20 ton. Sementara Pemda Bireuen pasca bencana baru belum pernah menerima bantuan dari PBA Sumut NAD. Bantuan logistik hanya datang dari PLN dan paguyuban Aceh Sepakat yang berada di Medan. Menurut Mustafa yang didampingi Kadis Sosial Bireuen Syamsul Rizal, masyarakat Bireuen yang saat ini berjumlah 360 ribu jiwa setidaknya membutuhklan 100 ton untuk 10 hari. "Yang paling dibutuhkan itu makanan, obat-obatan, tenda, dan susu," ujar Mustafa.Kabupaten Bireuen sendiri menjadi korban gempa dan tsunami. Sebanyak 406 orang meninggal yang berasal dari 8 Kecamatan. Kecamatan Samalanga paling banyak menelan korban jiwa yang menewaskan 295 orang. Diikuti Kecamatan Jeunieb (39) dan Peudada (18). Sementara korban luka-luka sebanyak 183 orang. Rumah yang rusak 5,880 unit, 70 gedung sekolah. Sementara saat ini 41,783 jiwa ditampung di 44 titik lokasi penampungan. (mar/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini