Sahur on The Road Berbuntut Kekerasan, Ini Tanggapan Kemendikbud

Sahur on The Road Berbuntut Kekerasan, Ini Tanggapan Kemendikbud

- detikNews
Senin, 21 Jul 2014 18:47 WIB
Sahur on The Road Berbuntut Kekerasan, Ini Tanggapan Kemendikbud
Jakarta - Sahur on the Road sudah seperti kegiatan rutin di bulan Ramadhan. Tak jarang siswa sekolah juga turut melaksanakannya. Namun seperti baru-baru ini, terjadi penusukan dan tawuran saat kegiatan sahur on the road. Bagaimana tanggapan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan?

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Kemendikbud Ibnu Hamad mengatakan, apa pun kegiatan sekolah yang melibatkan siswa harus dibentuk kepanitiaan. Dan yang menjadi ketua panitianya harus dari kalangan guru.

"Kalau kegiatan sekolah, kami dari awal, apa pun kegiatan siswa harus ada kepanitiaan, kalau sekolah ya basisnya, dan itu kami minta ketua panitianya itu guru, bukan senior atau sesama siswa," kata Ibnu di kantornya, Senin (21/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ibnu, ketentuan tersebut tidak hanya berlaku untuk sahur on the Road. Tapi seluruh kegiatan siswa seperti Masa Orientasi Siswa (MOS), pecinta alam dan lainnya.

"Itu ditegaskan, penanggungjawabnya atau ketua panitianya, kepala sekolah atau guru yang ditunjuk, sehingga dia bertanggung jawab," ujarnya.

Ibnu mengatakan, penanggung jawab atau ketua panitia yang dari kalangan guru itu diharapkan turur serta di lapangan saat mengadakan kegiatan.

"Bahkan bukan sekedar portofolio di dalam kertas, tapi diharapkan ikut di lapangan sehingga tidak ada ngabur kemana. Ketua panitia itu tahu betul detik per detik jam per jam kegiatan siswa," katanya.

(idh/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads