Lapor ke Sini Jika Ada yang Nekat Lakukan Pungli Buku!

Lapor ke Sini Jika Ada yang Nekat Lakukan Pungli Buku!

- detikNews
Senin, 21 Jul 2014 18:15 WIB
Jakarta -

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan distribusi buku kurikulum yang akan digunakan untuk tahun ajaran 2014 terus berjalan. Kemendikbud menargetkan buku tersebut telah tiba dan bisa digunakan sekolah-sekolah pada tanggal 4 Agustus mendatang.

‎"Kalau seandainya bukunya belum datang, kita juga sedah membagikan yang namanya CD CD (isi materi) itu, sehingga sekolah bisa mencetak sebagian dulu sambil menunggu buku yang dalam perjalanan itu. Kita ini kan kena satu minggu libur, dua hari lagi, truk-truk juga tidak mudah untuk melewati jalan utama. Oleh karena itu sangat dimaklumi. Materi itu pun sudah kita upload di rumah belajar kita, sehingga siapa pun bisa mendownload‎," kata M Nuh.

M Nuh menyampaikan ini saat menggelar jumpa pers‎ kesiapan penerapan kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2014/2015 di gedung Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (21/7/2014). Hadir juga dalam kesempatan itu perwakilan beberapa orang guru dari berbagai sekolah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

‎Sementara itu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemendikbud Ibnu Hamad menegaskan, bahwa buku-buku itu sepenuh gratis untuk siswa dan para guru.

"Buku ini tidak dibeli oleh orangtua dan siswa, buku itu dibeli oleh dana BOS, masyarakat itu menerimanya gratis. Iya, untuk siswa dan guru," kata Ibnu di kantornya.

Kata Ibnu, pihaknya telah mensosialisakan terkait buku gratis itu kepada siswa dan guru. Jika terjadi pengutan liat terhadap buku kurikulum itu, masyarakat bisa menyampaikan pengaduan ke Kemendikbud melalui email pengaduan@kemendikbud.go.id

‎"Email ke pengaduan@kemendikbud.go.id. Kalau sistim pengadaan bukunya, ini percetakan yang sudah menang tender dalam satu zonasi dikoordinasi kepala-kepala dinas di daerah itu, sekolah-sekolah pemesan, jumlah yang dipesan itu akan dibayar dengan dana BOS adi. Misalnya kalau ada penggelembungan harga dan sebagainya, bisa disampaikan ke email kami pengaduan@kemdikbud.go.id," paparnya.‎

(idh/ndr)


Berita Terkait