Jembatan Comal Ambles, Polisi Minta Kendaraan Besar Tak Lewat Purbalingga

Jembatan Comal Ambles, Polisi Minta Kendaraan Besar Tak Lewat Purbalingga

- detikNews
Senin, 21 Jul 2014 17:13 WIB
Purbalingga - Imbas ditutupnya jembatan Comal di Pemalang, Aparat kepolisian dari Polres Purbalingga meminta agar semua kendaraan besar tidak melintas di wilayah Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah. Salah satu jalur alternatif mudik lebaran dari arah Pemalang yang dikenal jalur black spot Bayeman yang berada di Desa Tlahab ini mempunyai tanjakan berkelok dan sempit, sehingga sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan.

"Saya sudah koordinasi dengan Polres Pemalang, agar kendaraan besar lewat Banyumas. Karena jika masuk lewat Karangreja akan jadi masalah," kata Kapolres Purbalingga AKBP I Ketut Suwitra Adnyana usai Apel Pergeseran Pasukan Operasi Ketupat Candi 2014 di Alun-Alun Purbalingga, Senin (21/7/2014).

Menurut dia, struktur jalan di daerah tersebut bukan untuk dilalui kendaraan besar. Namun hingga hari ini, pihaknya masih saja melihat kendaraan besar melintas di jalur tersebut. Akibatnya, pada pagi hari tadi, arus lalu lintas terpantau macet.
"Ada bus terperosok di bahu jalan sejak pukul 06.00 WIB dan siang baru bisa dievakuasi," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasca ambles dan ditutupnya jembatan Comal. Sebagian arus kendaraan dialihkan dari Pemalang ke Purbalingga melalui wilayah Karangreja pada Sabtu (19/7). Jalan Raya Bayeman saat itu dipadati kendaraan yang dialihkan dari Pemalang, hingga akhirnya terjadi tiga kecelakaan beruntun selama dua hari di KM 30. Pertama melibatkan dua bus, kedua melibatkan empat mobil dan dua motor, ketiga melibatkan tiga bus. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Untuk mendukung Operasi Ketupat Candi 2014. Petugas kepolisian dari Polres Purbalingga langsung diterjunkan di pos pengamanan yang sudah disiapkan yaitu di Pospam Bayeman, Pospam Jompo, Pospam Bukateja dan Pospam Alun-alun Purbalingga. Serta di Subpospam Pasar Segamas, Subpospam Terminal Bus Purbalingga dan Subpospam Simpang Tiga Nikmat.

"Kita kerahkan 2/3 kekuatan atau sekitar 600 personel di lapangan," ungkapnya.

(arb/ndr)


Berita Terkait