Underpass itu berada di jalan raya Pajajaran, Bogor. Kemarin, hari Minggu (20/7) sore wali kota Bima Arya membersihkan cat corat-coret yang dilakukan malam sebelumnya. Namun hari ini, rupanya coretan kembali muncul. Sebuah tulisan 'SOTR' atau populer dengan nama Sahur on The Road dari sebuah sekolah tertentu mengotori dinding pintu masuk underpass khusus pejalan kaki.
"Saya sangat sesalkan ini (aksi vandalisme). Baru kemarin dibersihkan, sudah dicoret-coret lagi. Ini namanya tidak menghargai kotanya sendiri. Yang melakukan ini adalah oknum-oknum yang tidak sayang sama kotanya, dan kemungkinan besar bukan warga Bogor," kata Walikota Bogor, Bima Arya, senin (21/7).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bima menegaskan, pihaknya akan segera menanam tanaman rambat (vertikal garden) untuk menghias dinding underpass dan mencegah aksi vandalisme. "Penjagaan akan dimaksimalkan. 24 jam underpass akan dijaga petugas Satpol PP. Jadi, warga yang ingin menyeberang tidak perlu khawatir," kata Bima.
Underpass khusus pejalan kaki dibangun untuk mempermudah pejalan kaki yang ingin menyeberangi Jalan Pajajaran. Selain aman dari resiko kecelakaan, underpass yang dibangun dibawah Jalan Raya Pajajaran itu juga disediakan untuk warga yang ingin ke kebun Raya Bogor atau ke kampus IPB dan Botani Squere.
(mad/mad)











































