"Tetapi kita akan lebih ofensif lagi, artinya kalau kita melihat ada kerumunan atau gerombolan di jalan, akan kita datangi dan kita tanyakan maksud dan tujuannya apa. Kalau ada indikasi kriminal, kita bubarkan," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (21/7/2014).
Menurut dia, memang tak semua pelaku sahur on the road bertindak kriminal seperti yang terjadi pada Minggu (20/7) malam yakni terlibat penusukan dan pengrusakan. Kalau mereka berbuat positif pihak kepolisian tidak akan melarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(mei/ndr)










































