"Keliru kalau ada yang menafsirkan ucapan selamat dari Hanafi sebagai isyarat PAN mengalihkan dukungan. PAN solid dalam Koalisi Merah Putih," kata Dradjad saat dihubungi, Senin (21/7/2014).
Ucapan selamat dari Hanafi meluncur di tengah suasana harap-harap cemas terhadap hasil rekapitulasi Pilpres 2014 dari KPU. Alih-alih menilai negatif sikap Hanafi, Dradjad malah menyampaikan sebuah pujian.
"Sikap tersebut membuktikan kaderisasi yang dilakukan Pak Amien semakin menunjukkan hasil. Dan Insya Allah Hanafi akan menjadi salah satu 'koboi' Senayan 2014-2019 yang pro rakyat dan cemerlang," ujarnya.
Menurut Dradjad, sikap Hanafi bukan pertanda berubahnya haluan koalisi PAN, melainkan sebagai wujud jiwa demokratis dan mementingkan bangsa.
"Kader-kader PAN dididik Pak Amien berjiwa demokratis dan mementingkan negara. Yang dilakukan Hanafi adalah wujud dari didikan tersebut," ujarnya.
Sebelumnya, Hanafi mengucapkan kata selamat kepada Jokowi-JK yang dinyatakannya bakal memimpin Indonesia.
"Sebagai generasi muda Partai Amanat Nasional (PAN), kami mengucapkan selamat kepada Bapak Joko Widodo dana Jusuf Kalla yang akan memegang tampuk kepemimpinan nasional dalam waktu 5 tahun mendatang," kata Hanafi melalui keterangan tertulisnya kepada detikcom, Minggu (20/7).
(dnu/trq)











































