"Yang pertama dia harus kader Golkar yang baik, kemudian dia mengetahui mendalam dan memiliki pengalaman di partai, dan yang paling penting tentu didukung oleh daerah, jadi selama ini harus dekat dengan daerah," terang JK di Jakarta, Senin (21/7/2014).
JK juga menjelaskan tak terpatok calon Ketum itu harus dari kelompok mana, yang terpenting memiliki kriteria seperti disebutkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak ada aturan soal umur, baik muda ataupun tua bisa saja menjabat yang terpenting pengalaman.
"Tinggal kita lihat yang mana lebih kuat, antara AD/ART dengan rekomendasi, kan AD/ART, dan rekom itu sendiri berbunyi bahwa kalau terjadi dua kali pilpres, maka waktu itu tidak cukup utk mempersiapkan Munas, tapi kan sekarang cuma sekali, otomatis rekomendasi itu batal," tutupnya.
(fiq/ndr)











































