Presiden SBY Ingatkan Pers Tetap Objektif dan Akurat

Presiden SBY Ingatkan Pers Tetap Objektif dan Akurat

- detikNews
Senin, 21 Jul 2014 14:41 WIB
Presiden SBY Ingatkan Pers Tetap Objektif dan Akurat
Jakarta - Presiden SBY mengingatkan agar pers tetap objektif dan akurat dalam setiap pemberitaannya. Presiden SBY berharap pers tidak menjadi media partisan.

"Menjaga pemberitaannya objektif dan akurat, fair and balance, tidak partisan, paling tidak tidak terlalu partisan. Saya kira di seluruh dunia ini tidak ada pers yang tidak partisan, adalah dalam batasan tertentu, yang penting jangan terlalu partisan," ujar SBY disambut tawa hadirin.

Hal itu diungkapkan dalam sambutan di acara peluncuran situs kantor berita antaranews, di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (21/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SBY mengatakan saat ini masyarakat sangat kritis terhadap media. Terlebih kepada media yang partisan.

"Masyarakat kritis terhadap media yang sangat partisan dan sangat tidak berimbang, dan juga tidak fair dan tidak balance. Hakimnya bukan negara seperti di era otoitarian, wasitnya adalah rakyat dan mereka lebih kuat dibandingkan pemerintah," tuturnya.

Setelah 1998, lanjut SBY, menjadi tonggak sejarah bangsa Indonesia, reformasi dan demokratisasi mulai dijalankan. Maka sejak saat ini Indonesia berada di era kebebasan dan era masyarakat terbuka.

"Namun banyak godaan atas penggunan kekuasaan, bangsa Indonesia tengah diuji sekarang ini, apakah kita pandai dan arif menggunakan kebebasan yang kita miliki saat ini. Siapapun yang memegang kekuasan, apakah pemerintah, parlemen, pers, penegak hukum, agar hati-hati di dalam menggunakan kekuasan itu, jangan salah menggunakan kekuatan. Kekuasaan itu cenderung disalahgunakan, kekuatan absolute bisa disalahkan secara absolute," paparnya.

"Kita ini surplus kebebasan, mari kita gunakan dengan bijak agar membawa bermanfaat, karena tujuan akhir demokrasi untuk kebaikan bersama, baik seluruh rakyat Indonesia," tutupnya.

(mpr/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads