Tim Pemantau Haji DPR Keukeuh Berangkat Arab Saudi

Tim Pemantau Haji DPR Keukeuh Berangkat Arab Saudi

- detikNews
Rabu, 29 Des 2004 18:35 WIB
Jakarta - Sebagian kalangan membatalkan acara dan menyumbangkan dana bagi korban gempa dan tsunami di NAD dan Sumatera Utara, namun tim pemantau DPR tetap berangkat dengan mengantongi anggaran sebesar Rp 600 juta."Tim pemantau haji akan tetap berangkat dan berjalan sesuai yang diputuskan. Ini karena DPR merasa perlu melakukan langkah-langkah memperbaiki sistem pelayanan haji.Ini baru pertama kali dan harus terlaksana," kata Ketua Tim Pengantau Haji Zaenal Ma'arif di Gedung DPR/MPR, Senayan, Rabu (29/12/2004).Sejumlah kalangan membatalkan berbagai acara yang telah disusun dan sepakat menyumbangkan dana mereka bagi korban gempa di NAD dan Sumatera Utara.Seperti perayaan natal dan tahun baru yang dimotori Menteri Perindustrian Mari E Pangestu dibatalkan, sisa dana acara tersebut sebesar Rp 700 juta disumbangkan bagi korban gempa di NAD dan Aceh.Hal serupa juga ditempuh Komisi II DPR yang sepakat membatalkan kunjungan kerja selama reses dan mengembalikan dana kunjungan kerja agar dapat disumbangkan bagi korban gempa Aceh."Kita tetap fokus pada bencana, tetapi ada sektor lain yang harus dilakukan. Jangan sampai yang lain terbengkalai dan yang sudah direncanakan harus berjalan, jangan ditunda. Nantinya, kita juga akan melihat dan membandingkan sistem penyelenggaraan haji di negara lain," papar Zaenal.Sekjen DPR Faisal Djamal menambahkan anggaran tim pemantau haji telah dialokasikan dalam APBN 2005 sebesar Rp 600 juta."Ini akan digunakan antara lain uang tiket dan uang harian. Sedangkan yang berangkat berjumlah 20 orang, diantaranya 15 anggota dewan, 3 wartawan dan 2 dari sekretariat jenderal DPR," imbuhnya. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads