101 Turis Eropa Tewas, 3.000 Hilang Akibat Tsunami
Rabu, 29 Des 2004 18:04 WIB
Jakarta - Sebanyak 101 turis Eropa dikonfirmasikan tewas dan lebih dari 3.000 orang hilang akibat gempa dan gelombang tsunami yang menimpa Asia-Afrika.Hal itu disampaikan Sunthorn Riewluang, Direktur Umum Departemen Pencegahan Bencana dan Mitigasi Kementerian Dalam Negeri Thailand seperti dilaporkan AFP, Rabu (29/12/2004).Gempa dan tsunami yang terjadi pada 26 Desember 2004 itu menimpa 12 negara, yakni India, Indonesia, Sri Lanka, Thailand, Malaysia, Maladewa, Somalia, Tanzania, Seychelles, Myanmar, Bangladesh, dan Kenya.Rincian data terakhir turis Eropa yang tewas akibat bencana alam itu disampaikan oleh masing-masing Kementerian Luar Negeri negara yang bersangkutan.Austria mengonfirmasikan 5 warganya tewas dan 55 orang hilang. Setidaknya 1.500 warganya berada di lokasi bencana seperti Thailand, India, Sri Lanka dan Maladewa.Belgia mencatat 3 warganya tewas termasuk dua bayi, 20 orang hilang. Sekitar ratusan dari 1.000 orang diyakini sedang berlibur di Thailand.Inggris melaporkan 18 warganya tewas. Sebanyak 12 orang di antaranya tewas di Thailand, 3 orang tewas di Sri Lanka, dan 3 orang lainnya tewas di Maladewa. Sekitar 50 guru yang berlibur di Sri Lanka belum diketahui nasibnya. Lebih dari 10 ribu turis Inggris diyakini berada di area selatan Asia yang tekena bencana tsunami.Kroasia mencatat seorang anak perempuan berusia 3 tahun dari pasangan Kroasia-Belanda tewas di Thailand. Sementara 20 warga Kroasia yang berlibur di Asia selatan belum diketahui nasibnya.Republik Chechnya mendata 224 warganya yang berada di wilayah bencana tidak diketahui nasibnya. Belum ada laporan yang mengonfirmasikan adanya korban tewas.Denmark melaporkan 3 warganya tewas di Phuket Thailand. Mereka adalah pria berusia 71 tahun dan 63 tahun, serta seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun. Sebanyak 13 orang dilaporkan hilang di sekitar Phuket dan diperkirakan tewas. Sekitar 11 orang lainnya dirawat di rumah sakit.Finlandia mencatat 2 warganya tewas. Diperkirakan masih ada lebih banyak lagi korban. Sebab sekitar 2.000 warganya yang sedang berlibur diyakini berada di sekitar areal bencana, termasuk 1.500 orang di Thailand.Prancis mendata 20 warganya tewas. Satu di antaranya di Sri Lanka dan 19 orang di Thailand. Ratusan orang tidak diketahui nasibnya, baru 27 orang yang terdata. Sebanyak 165 orang dikonfirmasikan terluka di Thailand.Jerman melaporkan ratusan warganya hilang di Thailand. Operator tur Thomas Cook mengaku tidak bisa mengontak sekitar 300 orang di area resort Phuket dan Khao Lak. Lusinan orang di ruang 319 hotel di Khao Lak yang musnah ditelan gelombang tsunami masih dinyatakan hilang. Sekitar 4.000 orang diyakini berlibur di kawasan bencana.Hungaria mencatat 2 warganya terluka di Phuket. Ratusan orang sedang berlibur di Asia Tenggara, kebanyakan di Thailand dan Kepulauan Maladewa.Italia mendata 13 warganya tewas. Sebelas di antaranya di Thailand dan 2 orang di Sri Lanka. Sekitar 100 orang hilang. Lusinan orang dirawat di rumah sakit. Sekitar 5.000 orang sedang berlibur di kawasan bencana.Belanda melaporkan 3 warganya tewas di Asia Tenggara. Sebanyak 13 warga Belanda hilang di Thailand.Norwegia mencatat 13 warganya tewas. Sebelas di antaranya di Thailand dan 2 orang di Sri Lanka. Sekitar 700-800 orang tidak diketahui nasibnya. Sekitar 2.000-3.000 orang diyakini sedang berlibur di Thailand.Polandia mendata 4 warganya kemungkinan tewas, 43 orang hilang. Lebih dari 2.000 orang diyakini berada di kawasan bencana.Portugal melaporkan 5 warganya tewas termasuk seorang bayi yang terenggut dari pelukan ibunya oleh gelombang tsunami yang kuat.Rumania mencatat 2 warganya yang berlibur di Phuket hilang, namun kemudian ditemukan selamat di hotel tempat menginap.Rusia mendata seorang perempuan muda dari Moskow sudah diidentifikasi sebagai korban tewas. Dia tewas saat tsunami menghantam Phuket. Sekitar 1.000 orang dan 12 bekas pejabat Republik Soviet berada di Thailand saat bencana terjadi. Sekitar 120 orang tercatat hilang.Spanyol melaporkan beberapa warganya dirawat di rumah sakit di Phuket, namun tidak ada laporan mengenai korban tewas.Swedia mencatat 6 warganya tewas. Sekitar 1.500 warganya di Thailand tidak diketahui nasibnya dan dikhawatirkan mereka tidak akan ditemukan. Sekitar 20-30 ribu orang diyakini berlibur di Phuket.Swiss mendata 9 warganya tewas. Enam di antaranya di Thailand, 1 orang di India, dan 2 orang di Sri Lanka. Sekitar 2.500 orang diyakini berada di kawasan bencana.Turki melaporkan 2 warganya terluka dan 41 orang tidak diketahui nasibnya. Pejabat masih mencari 18 orang di Thailand, 6 orang di Malaysia, 6 orang di India, 3 orang di Sri Lanka, 3 orang di Myanmar, 2 orang di Maladewa, 2 orang di Singapura, dan 1 orang di Indonesia.
(sss/)











































