Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang sempat menyatakan dukungan kepada pasangan capres nomor urut 1 yaitu Prabowo-Hatta kini mulai mengubah arah. Kini Ibas kembali bicara soal keputusan partainya memilih netral.
"Kami posisi memang netral sejak awal, tidak berpihak kepada kubu mana pun. Tapi Partai Demokrat tidak golput, kami memberikan suaranya kepada pasangan nomor satu," kata Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah kita di luar, di dalam, diajak, tidak diajak, mendukung, tidak mendukung belum diputuskan hingga hari ini. Tentunya menunggu hasil KPU resmi," ujar Ibas.
"Partai Demokrat menghargai siapa pun yang ingin bekerja sama dengan Partai Demokrat. Baik dengan siapa pun, kami siap menyambut untuk yang terbaik untuk bangsa," tambah putra Presiden SBY ini.
Sinyal kuat juga datang dari elite PAN. Putera Ketua MPP PAN Amien Rais, Hanafi Rais, menyuarakan ucapan selamat ke Jokowi-JK. Hanafi seolah telah mengakui kemenangan Jokowi-JK.
"Sebagai generasi muda Partai Amanat Nasional (PAN), kami mengucapkan selamat kepada Bapak Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang akan memegang tampuk kepemimpinan nasional dalam waktu 5 tahun mendatang," kata Hanafi melalui keterangan tertulisnya kepada detikcom, Minggu (20/7/2014).
Β
Kepada pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Hanafi mengucapkan terima kasih dan hormat yang setinggi-tingginya. Calon presiden dan wakil presiden dengan nomor urut satu itu dinilai telah aktif menjaga proses demokratisasi negara kita melalui pilpres tahun ini.
"Kami berterima kasih pula kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah bekerja keras untuk menjaga dan mengawal proses pemilihan umum yang jujur, bersih dan transparan," kata Hanafi.
Benarkah koalisi Merah Putih bakal rontok jika Jokowi-JK muncul sebagai pemenang Pilpres?
(van/nrl)











































