Ada Tamu Kehilangan Tas, Ahok: Dipasang Bom pun Mudah di DKI

Hari ke-644 Jokowi-Ahok

Ada Tamu Kehilangan Tas, Ahok: Dipasang Bom pun Mudah di DKI

- detikNews
Senin, 21 Jul 2014 11:20 WIB
Ada Tamu Kehilangan Tas, Ahok: Dipasang Bom pun Mudah di DKI
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyemprot Petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DKI. Ia menilai pamdal DKI gagal melakukan tugasnya untuk mengamankan Balaikota.

"Di lapangan nggak jelas kerjanya ngapain, hanya ngerokok nggak jelas. Di dalam gedung nggak diawasi apa yang terjadi. Makanya dipasang bom pun mudah di DKI," kata Ahok saat memberikan kata sambutan pada Apel Siaga Arus Mudik dan Arus Balik di kawasan Monas, Senin (21/7/2014).

Ahok menyebutkan apel siaga akan jauh lebih efektif jika para petugas memanfaatkan CCTV. Sayangnya petugas sering kali tidak melakukan fungsinya dan mengawasi CCTV. Malah banyak kamera pengintai yang rusak dan tak lagi aktif karena tidak pernah digunakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia lantas menceritakan pada Kamis 17 Juli malam lalu saat acara buka bersama bersama alumni Prasetya Mulya di ruang Balai Agung yang ada di gedung Balaikota, ada salah seorang tamunya kehilangan tas. Namun ketika ingin dicari tahu malingnya, Pamdal mengaku tak tahu apa-apa.

"Pamdal katakan enggak tahu apa-apa karena bukan tugas dia. Mana ada Pamdal nggak tanggung jawab sama Balai Agung. Di mana ada CCTV harus tanggung jawab, itu adalah fakta,” kata dia dengan nada kesal.

Sebagai informasi, di ruang Balai Agung hanya ada satu CCTV di sudut kanan atas.

Pengamanan di gedung Balai Kota memang terbilang longgar. Akses menuju ruang Gubernur dan Wakil Gubernur yang biasanya bisa dijangkau dari dua pintu, di depan Balaikota dan di samping. Di pintu samping ada satu metal detector namun tidak pernah difungsikan. Sementara di pintu utama, yang langsung menuju kantor Gubernur, sama sekali tidak ada metal detector.

(ros/aan)


Berita Terkait