Pada saat arus mudik dan balik Lebaran 2014, intensitas kendaraan yang melintasi wilayah Banyumas sangat tinggi. Belum ditambah limpahan kendaraan dari pantura menuju jalur selatan akibat amblasnya jembatan Comal. Untuk itu Polres Banyumas menggunakan halicam dalam membantu proses pemantauan arus lalu lintas ketika padat.
"Ketika kita memonitor arus mudik dari ketinggian, maka kita akan mengetahui titik kemacetan tersebut, dengan demikian akan langsung kita kerahkan anggota untuk mengatasi kemacetan sehingga dapat memperlancar arus kendaraan", kata Kapolres Banyumas, AKBP Dwiyono usai Gelar Oprasi Ketupat Candi 2014 di Gor Satria Purwokerto, Senin (21/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alat tersebut sudah membuktikan kemampuannya saat terjadi kemacetan parah di perbatasan Brebes dan Banyumas akibat limpahan kendaraan dari arah pantura menuju selatan. Helicam tersebut diterbangkan untuk memantau penyebab kemacetan.
"Sudah kita pergunakan (helicam), ini juga kita gunakan untuk memantau kepadatan arus limpahan dari Comal. Kemarin sudah kita lakukan pemantauan," ungkapnya.
(arb/ndr)










































