Puluhan anak dari Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Iskandariyah Semarang itersebut berkumpul dalam acara sederhana yang digelar di kantor DPW PKB Jateng. Mereka melantunkan doa sembari menunggu waktu berbuka.
"Tadi berdoa, semoga pak Jokowi bisa lebih memperhatikan kami (anak yatim)," kata salah satu anak, Adit kepada detikcom di kantor DPW PKB Jateng, Jalan Pamularsih Raya nomor 9, Semarang, Minggu (20/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang penting kami bersyukur, Jokowi JK Insya Allah menang. Dan di Jateng sudah menang mutlak. Kami sekaligus minta didoakan anak yatim. Kami berdoa untuk PKB, bangsa dan negara ini ke depan," kata Sukirman.
Ia menambahkan kegiatan amal dan berdoa dengan anak yetim merupakan alternatif perayaan yang lebih baik daripada harus turun ke jalan dan konvoi.
"Instruksi DPP melarang kita untuk berlebihan menyikap perhitungan terakhir pilpres. Kami memilih berdoa dan berbagi dengan anak yatim. Kebetulan Ketua DPW Gus Yusuf acara partai di Jakarta, maka kami mewakili menggelar secara sederhana di sini," pungkas Sukirman.
"PKB juga akan menitipkan aspirasi agar Jokowi kelak memperhatikan serius perkembangan pondok pesantren dan panti-panti asuhan," imbuhnya.
Pengasuh Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Iskandariyah Semarang, KH Mochtar juga mengungkapkan harapannya kepada Jokowi-JK agar masa depan anak-anak yatim bisa dijamin oleh negara.
"Dari sisi pendidikan, pangan, dan sandang anak anak yatim ini betul betul harus dijamin oleh negara. Dan kita berharap kepada Pak Jokowi untuk memperhatikan hal ini. Beliau sangat menyejukkan bagi umat Islam," ujar Mochtar.
(alg/fdn)










































