Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan mengatakan dua rangkaian KA ini mulai beroperasi sejak Jumat (18/7/2014). Selain perbaikan stasiun serta pelayanan, penambahan KA ini untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat saat mudik lebaran.
"Menjelang lebaran kan, saat weekend kan nambah persentase 10-20 persen. Sudah beroperasi Jumat. Jadi, dua ini rangkaian baru bakal terus berlanjut sampai setelah Idul Fitri," ujar Jonan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (20/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jonan menargetkan setiap tahunnya nanti bakal ada 10-15 pergantian rangkaian KA. Sebelum Natal akhir tahun ini, diperkirakan ada tiga rangkaian tambahan KA baru.
"Ini bakal terus sampai 2020. Itu akan ada 75 rangkaian baru, diganti semua. Misalnya kayak KA odong-odong Rangkasbitung-Tanah Abang itu yang perlu ditarik dan diganti. Jadi, setiap tahun itu akan diganti 10-15 rangkaian karena menyesuaikan kemampuan rangkaian Inka. Gak bisa sekaligus. Jadi, pelan-pelan," sebutnya.
Berdasarkan informasi, setiap rangkaian KA Menoreh dan Sawunggalih ini memiliki kapasitas 64-80 set kursi. Rangkaian KA baru ini memiliki type kelas ekonomi komersial. Rute dua rangkaian KA baru ini masih memprioritaskan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Dari pengamatan, KA Menoreh dan Sawunggalih ini tampak bersih dan nyaman. Fasilitas mulai tempat duduk, AC, hingga toilet pun cukup memberikan rasa nyaman.
Dalam peroperasiannya, KA Menoreh Lebaran bakal berhenti di stasiun Pasar Senen-Cirebon Prujukan-Tanjung-Tegal-Pemalang-Pekalongan-Weleri-Semarang Tawang.
Adapun KA Sawunggalih berhenti di stasiun Pasar Senen-Jatibarang-Cirebon-Purwokerto-Kroya-Karanganyar-Kutoarjo. Harga tiket bervariasi mulai dari Rp 215 ribu sampai Rp 260 ribu.
(hat/fdn)











































