Underpass di jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, tepatnya di depan gedung Institut Pertanian Bogor, yang baru sepekan lalu diresmikan, sudah menjadi korban vandalisme. Underpass dibuat sedemikian rupa nyaman, kini nampak kumuh.
Mengetahui itu, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor beserta beberapa komunitas di Bogor turun tangan, Minggu (20/7/2014). Setelah dibersihkan dan dicat ulang, rencananya dinding underpass tersebut akan ditanami tanaman merambat.
"Ini baru diresmikan, tapi sudah banyak coretan. Seharusnya jaga kota kita ini, kalau bukan kita siapa lagi. Sengaja saya ajak orang dinas dan beberapa komunitas, kita bersih-bersih sambil ngabuburit," kata Bima kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bima menyesalkan aksi vandalisme yang masih marak di Kota Bogor. Karena, menurutnya, merusak kenyamanan, kebersihan, dan keindahan Kota. Bima justru menyarankan, agar galeri yang berada di dalam underpass bisa dimanfaatkan oleh warga kota Bogor terutama remaja yang ingin menyalurkan hobinya di bidang gravity atau melukis.
"Kalau ada yang suka gambar, gravity silakan berkreasi. Kita pamerkan di galery underpass ini. Itu lebih baik daripada mencoret-coret dinding uderpass," kata Bima.
"Kita atur sama-sama karyanya. Di bawah ada tempatnya supaya karya indahnya para remaja ada tempatnya dan bisa dilihat orang banyak," tutupnya.
(try/try)











































