"Kita telah melakukan Pemilu 1999, 2004, 2009, dan yang sekarang kita jalani 2014. Semuanya itu proses sejarah yang ditempun negara kita. Saya yakin kita semua akan terpanggil untuk mengawal dengan penuh tanggung jawab, pemilihan umum yang damai dan demokratif," kata SBY di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Minggu (20/7/2014).
SBY juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh peserta pemilihan legislatif dan juga kedua pasangan capres-cawapres yang telah berpartisipasi dalam pemilu 2014. Namun SBY mengingatkan jika proses ini belum selesai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti yang disampaikan penceramah bapak Ahmad Yani Basuki, bahwa suksesi kepemimpinan adalah sebuah keniscayaan, yang harus kita terima dengan lapang dada, suka cita, kita pastikan siapapun yang memimpin di masa depan akan kita bantu, kita suskseskan," ujar SBY.
(dha/mad)











































