"Dia mengaku tidak bisa bahasa Inggris, jadi tidak tahu aturan itu. Baru pertama naik pesawat," kata Kapolres Bengkulu AKBP Iksantyo Bagus Pramono kepada detikcom, Minggu (20/7/2014).
Putra mengaku tidak tahan ingin merokok. Setelah ada tanda aman, ia melepas seat-belt dan pergi ke belakang. Kemudian ia merokok di kursi pramugari. Beruntung, aksinya langsung diketahui kru.
Kepada kru, petugas keamanan bandara, dan polisi, Putra mengaku tidak tahu larangan merokok di pesawat. Ia berdalih, jika peringatan disampaikan dalam bahasa Indonesia, ia pasti mengerti.
"Intinya, dia tidak tahu (aturan)," tutur Iksantyo.
Aksi Putra sempat menghebohkan seisi pesawat. Pilot melapor ke Bandara Fatmawati dan meminta bantuan pengamananan saat landing. Benar saja, ketika pesawat landing, Putra langsung dijemput pihak maskapai dan petugas keamanan bandara. Akhirnya Putra berurusan dengan kepolisian.
(try/mad)











































