Ditemani Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Hotma Simanjuntak dan beberapa stafnya, Bambang menumpang sepeda motor untuk melihat langsung kemacetan yang terjadi.
Jalur alternatif sepanjang 7 km tersebut hampir seluruhnya dipadati kendaraan yang didominasi mobil dan truk. Kemacetan terpantau sekitar 6 km dari Jalan Raya Ujung Gede hingga Jalan Raya Tegalsari, Kemuning. Kecepatan rata-rata kendaraan yang melintasi jalur alternatif itu berkisar 10-15 km/jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Bambang mengaku tengah memikirkan jalan ke luar lain untuk mengatasi macet yang bertepatan dengan arus mudik ini. Misalnya dengan drop penumpang dari sisi barat kemudian diangkut dengan angkutan lain dari sisi timur.
Dengan demikian, kendaraan tak perlu berputar melalui jalur alternatif yang kondisinya macet parah. "Kita harus carikan ini. Nanti Senin akan kita putuskan," katanya.
(kff/vid)











































