Ratusan anak muda berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia untuk melakukan sahur on the road. Kehadiran mereka yang tak kondusif karena mengganggu jalan sekitar membuat Polisi meminta mereka meninggalkan lokasi.
Pantauan detikcom, jelang Subuh, Minggu (20/7/2014), mobil water canon polisi berkeliling Bundaran HI. Melalui speakernya, petugas meminta agar anak-anak muda dari berbagai komunitas yang berkumpul di Bundaran HI untuk beranjak pulang.
"Adik-adikku sekalian, diharap agar pulang ke rumah masing-masing," ujar petugas melalui pengeras suara mobil water canon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada kumpul, parkir di sini. Akhirnya sedikit-sedikit kita himbau supaya tidak berhenti di sembarang tempat supaya tidak menghambat jalanan. Ini sudah mulai bersih. Tadi mulai ramai dari pukul 00.00 WIB, hingga sekarang udah mulai bersih ini," ujar Kompol Mujiana, Kasi Prasja Dikyasa Diltantas Polda Metro Jaya kepada detikcom.
Saat ini Bundaran HI memang sudah mulai bersih dari anak-anak muda yang kumpul untuk sahur on the road. Mereka banyak membawa dan mengibarkan bendera sambil berpawai dengan motor atau kendaraan yang mereka bawa. Sampah-sampah makanan dan minuman kini tampak berserakan di jalanan.
Kegiatan sahur on the road ini memang kadang menimbulkan karesahan warga. TAk jarang, sahur on the road malah berujung pada tawuran.
Sepanjang malam ini saja, dua tawuran anak muda yang mengikuti sahur on the road terjadi. Seperti tertulis di twitter TMC Polda Metro, salah satu tawuran terjadi di Monas. Petugas kepolisian harus turun tangan untuk membubarkan tawuran antar peserta sahur on the road ini.
(ear/kha)











































