Sikap DPD I Golkar Terbelah Soal Akan Hadiri Undangan JK

Sikap DPD I Golkar Terbelah Soal Akan Hadiri Undangan JK

- detikNews
Sabtu, 19 Jul 2014 23:46 WIB
Sikap DPD I Golkar Terbelah Soal Akan Hadiri Undangan JK
DPD I Golkar saat jumpa pers
Jakarta - Ketua DPP Golkar Yorrys Raweyai menyebut para Ketua DPD I akan bersilaturahmi dengan mantan Ketum Golkar, Jusuf Kalla usai penetapan pemenang Pilpres 2014. Namun sejumlah ketua DPD I Golkar berpendapat berbeda soal rencana kehadirannya.

Penolakan kehadiran atas undangan JK itu disuarakan oleh Ketua DPD I Golkar Yogyakarta Gandung Pardiman.

"Kami sepakat tidak akan hadir," tegas Gandung ketika ditanya wartawan soal sikap DPD atas undangan JK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gandung mengatakan hal itu dalam jumpa pers di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2014).

Meski begitu, Gandung mengaku hingga saat ini dirinya belum menerima undangan dari JK. Gandung kembali menegaskan bahwa dia dan para ketua DPD I tidak akan menghadiri undangan tersebut.

"Daripada memperkeruh suasana, kita akan istiqomah sesuai hasil Munas Riau," tuturnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua DPD I Sulawesi Tenggara Ridwan Bae. DPD I akan menolak tegas undangan JK jika dalam acara itu dibahas soal percepatan Munas Golkar.

"Kalau diundang JK sebagai senior dan pribadi kenapa tidak hadir? Tapi kalau bicara Munaslub dipercepat, dihadapan JK kami katakan tidak," tuturnya.

Sikap berbeda ditunjukkan oleh Ketua DPD I Gorontalo Rusli Habibie. Menurutnya jika mengundang untuk sekedar silaturahmi itu sah-sah saja.

"Sebagai mantan ketua umum, kalau Pak JK mengundang sah-sah saja. Kami bersedia akan hadir tapi hanya membicarakan soal silaturahmi," ungkapnya.

(mpr/kha)


Berita Terkait