"Jenazah rencananya akan diterbangkan malam ini. Dari Kairo akan menuju ke Turki dulu karena kita menggunakan kargo Turki," kata Sekretaris II Protokol dan Konsuler KBRI Kairo, Puji Basuki saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (19/7/2014).
Setelah dari Kairo, jenazah langsung akan diterbangkan menuju Singapura. Setelah transit di Singapura, langsung terbang lagi menuju Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesampainya di Jakarta, jenazah Gusti akan kembali diterbangkan menuju Padang. Satu staf kedutaan akan mengantarkan jenazah Gusti sampai di rumah keluarganya di Padang.
"Nanti ada satu orang pendamping dari kedutaan. Atasan saya langsung Pak Nugroho, konsuler KBRI Mesir," ungkap Puji.
Pihak keluarga Gusti di Padang sudah diberitahu soal kejadian yang menimpa Gusti.
Gusti Rahmah Yeni tewas setelah mengalami aksi perampokan di sebuah angkot di Kairo. Kejadian itu terjadi pada, Kamis (17/7/2014) malam waktu setempat. Saat itu, Gusti bersama seorang temannya, Ika sedang akan pulang dari kampus menuju Asrama.
Nahas bagi Gusti dan Ika, angkot yang mereka tumpangi ternyata berisi komplotan perampok. Saat melakukan aksinya, para perampok itu mencekik, memukul dan melukai Gusti dan Ika.
Namun, setelah mendapatkan semua barang dari Gusti dan Ika, sopir angkot yang juga anggota komplotan perampok tidak menghentikan laju kendaraannya. Karena ketakutan, Gusti memutuskan untuk melompat keluar. Mahasiswi asal Padang itu kemudian terjatuh dan tewas di tempat.
Sementara Ika, akhirnya diturunkan oleh kawanan perampok setelah dilukai di bagian tangan menggunakan pisau lipat. Ika langsung berlari menuju Gusti yang tersungkur di badan jalan sepi.
(kha/kha)











































