Pantura Overload, Wamenhub: Jangan Hanya Dibebankan Ke Jembatan Timbang

Pantura Overload, Wamenhub: Jangan Hanya Dibebankan Ke Jembatan Timbang

- detikNews
Sabtu, 19 Jul 2014 18:39 WIB
Pantura Overload, Wamenhub: Jangan Hanya Dibebankan Ke Jembatan Timbang
Jakarta - Setiap tahunnya, perbaikan fisik ruas jalur Pantai Utara Pulau Jawa (Pantura) seolah sudah menjadi program rutin yang bisa dikatakan sebagai program abadi. Alasan klasik kelebihan beban kendaraan-kendaraan yang melintas di atasnya selalu diangkat sebagai pembenaran mengapa perbaikan jalur pantura tersebut terus dilakukan.

Sebenarnya, bagaimana peran pemerintah dalam mengendalikan permasalahan kelebihan beban ini?

Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono mengatakan pihaknya sebenarnya sudah melakukan berbagai langkah pengendalian salah satunya seperti dengan pengoperasian jembatan timbang. Namun, langkah tersebut belum cukup efektif menanggulangi permasalah kelebihan muatan kendaraan lantaran volume kendaraan yang diawasi terlalu banyak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah menerapkan jembatan timbang untuk kendali overloading (kelebihan muatan kendaraan). Bahkan sudah diterapkan sistem online. Tapi, melihat kondisi overloading tidak hanya bisa dibebankan ke jembatan timbang. Tapi harus dilakukan KIR yang baik dan koordinasi menyeluruh dengan pihak-pihak terkait," kata Bambang usai menghadiri acara sharing mudik aman yang diselenggarakan Independent Bikers Club (IBC) di Hotel Blue Sky, Jakarta, Sabtu (19/7/2014).

Untuk itu salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi beban jalan tersebut, menurut Bambang, adalah dengan mengurangi konsentrasi lalu lintas yang melintas di atas ruas jalan tersebut.

"Untuk mengatasi overloading ini, salah satu jalannya adalah dengan pengalihan arus supaya tidak terpusat lewat jalur Pantura," jelasnya.

Bambang mengharapkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk dapat mempercepat penyelesaian ruas tol Cikampek-Palimanan. Harapannya, kendaraan roda empat dapat melintasi di jalur tersebut yang pada akhirnya, konsentrasi lalulintas di Pantura pun dapat dikurangi.

"Tahun depan mungkin sudah bisa digunakan tol Cikampek-Palimanan. Kalau itu sudah bisa dilalui, kendaraan-kendaraan roda empat kan jadi bisa lewat situ. Jadi konsentrasi kendaraan bisa dibagi. Jalur kusus kendaraan roda dua yang kita siapkan di simpang Jomin, Cikopo dan beberapa titik lain, jadi tidak perlu lagi karena kalau konsentrasi roda empat sudah terbagi jadi jalannya lebih longgar," sebutnya.

(kha/kha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads