Tim dari DVI Polda Jateng terlebih dulu datang ke rumah keluarga Supartini di RT 11 RW 2 Desa Munggur, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (19/7/2014). Tim yang dipimpin oleh AKP Aris Prasetyo tersebut selanjutnya menemui kedua orangtua Supartini, Harto Wiyono dan Sriyatun.
Dari Harto dan Sriyatun tim kemudian mengambil sampel darah dan air liurnya. Selain itu beberapa dokumen milik Supartini juga dibawa oleh petugas, di antaranya ijazah sekolah dan foto terakhir Supartini yang dikirimkan kepada keluarga saat dia masih berada di Belanda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengambil sampel untuk pemeriksaan DNA dari keluarga korban. Selanjutnya akan dibawa ke Jakarta, sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan bisa segera digunakan untuk pencocokan atau identifikasi korban,’’ jelas AKP Aris Prasetyo.
(mbr/gah)











































