Penggalangan Dana untuk Aceh di Ambon dan Makassar Berlanjut
Rabu, 29 Des 2004 15:40 WIB
Ambon - Penderitaan rakyat Aceh dan Sumut yang teramat dalam terus mengundang solidaritas sesama anak bangsa. Di Ambon, aksi keprihatinan dan penggalangan dana terus berlanjut, Rabu (29/12/2004). Hal yang sama juga terjadi di Makassar. Di Ambon, penggalangan dana dari rumah ke rumah, dilakukan tim penggerak PKK Kodam XVI Pattimura. Para mahasiswa STAIN dan Universitas Darussalam Ambon juga menjaring sumbangan untuk korban Aceh di Jl. AY Patty. Selain menjaring sumbangan, para mahasiswa ini juga bermunajat dan berdoa untuk para korban tsunami di Aceh. Masih di Ambon, dua kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan HMI Cabang Ambon, juga membuka tenda peduli Aceh dan Sumut. Tenda didirikan tepat di Jl. AY. Patty. “Kami akan fokuskan kepada sumbangan pakaian dan dana, yang selanjutnya akan kami serahkan kepada Pemda Maluku untuk dikirimkan kepada rakyat Aceh dan Sumut,” ujar Rovik Akbar Afifudin kepada detikcom. Pantauan detikcom di ruas jalan di kota Ambon, kotak amal peduli Aceh dan Sumut menghiasi semua ruas jalan. “Kepada warga kota Ambon, sisihkan rejeki anda untuk saudara-saudara sebangsa di Aceh dan Sumut. Mereka membutuhkan bantuan. Isilah sebagian rejeki anda ke kotak-kotak amal yang tersedia,” teriak salah satu aktivis HMI.Hal yang sama pun dilakukan pemerintah daerah Maluku. Gubernur Alberth Ralahalu atas nama rakyat Maluku memberikan bantuan Rp 100 juta kepada rakyat Aceh.Sebelumnya, penggalangan dana hari pertama aksi oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maluku berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 18.001.000. Bahkan untuk menghindari adanya persepsi negatif, PKS meminta warga yang kebetulan melintasi jalan, untuk menjadi saksi dan sebagai penghitung dana yang berhasil dikumpulkan. “Ini kita lakukan sebagai bagian dari transparansi kita kepada masyarakat,” ujar ketua panitia peduli Aceh PKS Maluku, Gani Lestaluhu.Sementara di Makassar, Sulawesi Selatan, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam komunitas kesenian kampus menggelar ngamen puisi untuk Aceh, Rabu (29/12/2004) .Uang dari hasil ngamen ini akan disumbangkan bagi korban bencana di Aceh. Acara ini digelar sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap korban tsunami di Aceh. "Kami peduli. Tapi kalau kami turun di jalan dan mengedarkan kotak sumbangan, jadinya memacetkan jalan. Jadi, lebih baik jika kami ngamen. Lebih kreatiflah," ujar Ahmad K Syamsuddin, koordinator Aksi. Aksi ini digelar di pelataran Koperasi Mahasiswa (Kopma) Unhas. Para mahasiswa ada yang membacakan puisi, juga ada yang mmenyanyikan lagu-lagu kemanusiaan. Sementara di sekeliling acara dipenuhi kotak amal bagi mereka yang ingin menyumbang.
(asy/)











































