"Paling parah bisa sampai 10-20 kilometer kalau sudah macet. Harus ada upaya rekayasa," ujar Kapolsek Kadipaten AKP Rudi di Pospam Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (18/7/2014).
Upaya rekayasa yang akan dilakukan adalah sistem buka-tutup sehingga hanya ada satu jalur saja. Polsek Kadipaten juga akan bekerjasama dengan Polres Garut karena berbatasan langsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah kordinasikan ke mereka untuk pelebaran dan perbaikan jalan. Memang belum selesai, tapi cukup untuk dilintasi mudik ini," imbuh AKP Rudi.
Aspek kedua adalah aspek personel yang meliputi kesiapan personel. Polsek Kadipaten telah menempatkan personel-personel di sejumlah Pospam sesuai dengan kebutuhan.
"Ketiga aspek sarana dan prasarana, diantaranya pemasangan rambu marka dan sebagainya. Keempat aspek mental dan semangat anggota etos kerja baik fisik maupun mental," kata dia.
Rudi menyebut bahwa jalur Gentong relatif tidak macet saat arus mudik. Kemacetan muncul bila volume kendaraan meningkat karena kondisi jalan yang naik turun.
Sementara ketika detikcom melintas, kondisi aspal jalan cukup mulus. Tak terasa adanya permukaan yang tak rata seperti yang terdapat di Pantura.
(bpn/ahy)










































