"Kesalahan administrasi bisa berdampak besar. Saya nggak bilang ini mobilisasi karena angkanya besar tapi penyelenggara harus hati-hati dalam mencatat, karena akan timbul banyak pertanyaan," ujar saksi dari tim Prabowo-Hatta, Yanuar Arif Wibowo dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi suara luar negeri yang dilangsungkan di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (18/7/2014).
Lanjutnya, Yanuar juga menanyakan dokumentasi dari ribuan pemilih khusus tambahan tersebut, apakah pelancong, menetap atau mahasiswa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam pemilihan untuk DPKTb memang registrasi secara khusus di situ, pemilih kita foto dokumen paspor dan KTP yang sekarang kita simpan digital," ujar Mirza.
(tfn/tfn)











































